Coffee, Wine, Cotton, & Bread

Danang Pramudya’s journey – It is life indeed

Posts Tagged ‘makan’

Ketika Makan Menjadi Dosa

Posted by Danang Pramudya on May 27, 2008

Manusia hidup tentu memiliki banyak sekali kebutuhan hakiki. Kebutuhan hakiki haram hukumnya jika tidak dipenuhi. Maksud ‘haram’ di sini adalah jika kita tidak memenuhi kebutuhan ini, maka sama saja kita membunuh diri sendiri. Dengan begitu kita menyia-nyiakan hidup kita. Jadi kata ‘haram’ sah.

Apa yang terjadi jika salah satu kebutuhan hakiki kita menjadi sebuah dosa jika dilakukan. Tentu teman-teman bertanya-tanya. Yap, yang saya maksud salah satu kebutuhan hakiki di tulisan ini adalah ‘makan’. Sebenarnya masih ada beberapa kebutuhan hakiki lain, yaitu tidur/istirahat, buang air, seks, menggunakan panca indera, dll.

Tapi bagaimana jika makan menjadi sebuah dosa? Sebenarnya saya agak sedikit berlebihan. Hal ini berdasarkan pengalaman saya. Saat ini porsi makan regular saya dulu menjadi tidak regular lagi. Itu kelebihan. Bayangkan, porsi makan saya saat ini tidak mencapai setengah porsi makan regular saya dulu. Kata ibu saya, “Beib, kamu harus rajin-rajin sholat!”

Apa hubungan sholat dengan makan? Saya sendiri bingung. Tapi perhatikan cuplikan dialog saya dengan Ibu di telefon kemarin.

Ibu: “Beib, kamu harus rajin-rajin Sholat!”
Me: “Loh, loh, perasaan kita lagi ngomongin soal makan deh, Bu”
Ibu: “Iya, kamu sekarang harus pinter-pinter menahan diri untuk makan.”
Me: “Hubungannya dengan sholat?”
Ibu: “Sholat bisa melatih kamu mengendalikan diri, termasuk mengendalikan nafsu makan kamu”
Me: “Bu kalo sholat bisa membantu mengendalikan diri dari perbuatan dosa, aku setuju”
Ibu: “Yah, sama aja! Niatnya kan mengendalikan diri”
Me: “Tapi makan itu kan bukan dosa”
Ibu: “Tapi buat kamu, iya! Dosa! Kamu kan sakit dan kamu nggak boleh makan banyak-banyak”
Me: “Iya, tapi…”
Ibu: “Udah deh, jangan bandel! Nurut aja kata Ibu. Rajin-rajin sholat. Plus dzikir sekalian”
Me: “Iya, Bu!”

Begitulah teman-teman. Saat ini saya harus menghadapi kondisi di mana makan itu adalah sebuah dosa besar, dan saya harus pintar-pintar mengendalikan diri untuk makan sesuai porsi regular saya dulu (atau lebih). Kalau dulu saya bisa makan nasi 3 sampai 5 kali sehari, saat ini saya hanya boleh makan nasi sekali dan banyaknya 3/4 piring.

Menu makan harian saya saat ini:

- Pagi : Oat/ Cereal/ Roti gandum plus selai coklat dan margarin

- Siang: Nasi 3/4 piring plus lauk dan sayur (lauknya apapun kecuali daging merah)

- Sore & Malam : Buah atau jus buah (tanpa gula)

Hidup? Menderitanya hidupku. Jadi ngiri sama teman-teman yang masih boleh makan enak. Saya kan masih muda! Aaaaghhh!!!

Posted in Jurnal Hari Ini, Pemikiran | Tagged: , , | Leave a Comment »