Buat kategori blog tentang kuliner kayaknya enak juga. Berhubung saya sangat suka makan. Dan dari dulu saya udah pengen ngerencanain buat kategori tentang review kuliner di blog ini, tapi kelupaan mulu. Mau belajar jadi kayak Pak Bondan “Mak Nyuss” Winarno nih ceritanya, hehehe..
Oke deh. Jadi tempat makan pertama yang jadi kehormatan mendapat ulasan di blog saya adalah restoran Japanese bermerk “Hanei”. Adanya di Senayan City lantai LG dan PIM 2 lantai 3 (sebelah XXI). Dagangan utama Hanei sebenarnya shabu-shabu, tapi di sini juga menjual makanan khas Jepang lainnya yang semuanya enak-enak.
Jadi ceritanya hari jumat minggu lalu, saya dan keluarga (Ibu, Nino, Om Kus beserta istri dan kedua anaknya) janjian ketemu sama Te Nana di Senayan City. Rencanya pengen makan di Urban Kitchen. Tapi Masya Allah, nih tempat penuhnya kayak pasar induk. Yang bikin gedeg, ada satu meja untuk 8 – 10 orang ditempatin cuma oleh 2 orang. Nyebelin nggak sih? Padahal banyak meja kosong untuk berdua sampai berempat.
Lalu kita nyari tempat makan lain. Ngeliat-liat di lantai LG, Ibu saya tertarik ngeliat promo Mandiri 50% off. Karena yang nraktir Om Kus, dan Om Kus punya Mandiri Card, ya sudah, kita jadinya makan di sini.
Dan emang kita nggak salah pilih. Semua makanan yang dipesen, enak semua. Shabu-shabunya (seafood), disajikan dengan 2 jenis kuah. Kuah yang warna merah itu seger banget. Terus saya dan Ibu mesen Shake Sashimi Salmon, dan beberapa jenis sushi seperti Dragon Roll, Unagi Roll, Seafood Roll, Californian Roll, sama Salmon Skin Roll (kalo nggak salah namanya). Waduh, nikmat banget.
Belum lagi nyuil-nyuil pesenan Nino dan Raka seperti Salmon Don sama Tempura-nya. Bahkan Sup Miso-nya enak juga. Nggak kayak di resto-resto Jepang yang lain yang isinya MSG semua. Oya, for info, restoran ini ngakunya sama sekali nggak pake MSG di semua menunya.
Belum puas makan di Senci, hari senin kemarin, Ibu saya ngajakin Te Nana, Te Dian, Nino, Raka, Diva, dan saya makan di sini lagi. Tapi kali ini di PIM, karena kata Te Dian, di PIM juga ada. Berangkatlah kita rame-rame ke tempat ini lagi untuk kedua kalinya. My Mom’s treat.
Lagi-lagi, saya tidak memesan makanan macam-macam, but Sushi. Kali ini pesanan saya Unagi dan Salad Roll. Aduh, emang kerasa banget nikmatnya. Jadi pengen terus. Tapi, mengingat harga restoran ini yang cukup expensive, yo wes lah. Tahan deh nafsunya.
Tapi saya menemukan menu baru yang nggak bisa saya lupakan kelezatannya. Berhubung saya suka banget sama yang namanya es kacang merah, ternyata di sini juga ada es kacang merah, saya langsung pesan aja. Namanya di daftar menu itu kalo nggak salah ogaru ice cream (duh saya lupa). Dari semua es kacang merah yang pernah saya cicipi di banyak restoran, ini yang paling enak.
Perbedaan yang paling mencolok antara di Senci dan di PIM adalah kualitas layanannya. Di Senayan City jauh, jauh lebih baik. Kalo ocha di gelas kosong, tanpa diminta langsung diisi. Kalo di PIM, boro-boro langsung di-refill, minta sampe 3 kali baru dilayanin. Terus juga, mana ada menu yang datengnya telat banget. Argh, ngurangin kenikmatan makan tuh. Jadi, rekomendasi saya, untuk best experience mendingan Hanei yang di Senayan City-lah. Biar kecil, tap enak dan nyaman.
Yakimechi (nasi goreng) enak, unagi don enak, sayang nggak jual ramen.. Arghh!!! semuanya enak! Pengen lagi kesana. Minta traktir siapa lagi ya?
Rekomendasi
Harga: $$$$$$$
Rasa: 8.5/10
Tempat: 7/10
Servis: 6/10