Coffee, Wine, Cotton, & Bread

Danang Pramudya’s journey – It is life indeed

Archive for the ‘Kuliner’ Category

My Family Eid-Il Fitri Cuisines Menu

Posted by Danang Pramudya on October 1, 2008

Jadi hari ini adalah hari raya Idul Fitri 1429 H. Semua orang bersuka cita. Saling memaafkan, sungkeman dengan orang tua, kembali fitrah. Yang namanya hari raya, pasti harus meriah dan yang jelas, harus ada makanannya. Sembari meluangkan waktu dan menurunkan isi perut yang udah penuh dengan makanan-makanan yang dari tadi udah dilahap, saya mencoba meluangkan sedikit waktu untuk menuliskan apa-apa saja yang sudah saya makan dari menu makanan yang sudah disajikan oleh Ibu saya (Head Chef of my family kitchen :p).

Mulai dari appetizer, Read the rest of this entry »

Posted in Jurnal Hari Ini, Kuliner | Tagged: , , , , , , | 2 Comments »

Nikmatnya Nasi Bebek Madura

Posted by Danang Pramudya on July 7, 2008

Eh udah pada tahu nggak sih, di Klender ada yang ngejual nasi bebek Madura ueennnaaakk buangeedd..? Dah pernah nyicipin?

Sekarang di keluarga saya lagi demam makan Nasi Bebek Madura. Dari dulu kita udah tahu ada yang jual di daerah Tanjung Priok, enak, lezat, tapi sayang bebeknya agak alot alias nggak empuk. Nah baru-baru ini, Te Nana, seorang spesialis masakan bebek di keluarga saya menemukan tempat menjual Masakan Bebek Madura lain yang benar-benar nikmat.

Kalo temen-temen adalah fans berat segala macam masakan bebek, dan sudah pernah mencoba segala macam bebek branded, kayak Bebek Yogi, Bebek Kaleyo, Bebek Ginyo, Bebek Tanjung Priok, Duck King, etc, dan belom nyobain Nasi Bebek Madura di Klender, pasti bakal ketagihan berat kalo udah nyobain.

Mungkin kalo temen-temen punya masalah dengan keadaan tempat makan, misalnya temen-temen agak ilfil kalo makan di warung tenda sempit pinggir jalan, di atas meja yang kaki penyangganya reyot dimakan rayap, dan bangku plastik, musuh orang-orang overwight, apalagi di tambah ngeliat ada telor lalat bersemayam di atas bebek-nya… Hmmph, never mind!

Kalo kondisinya seperti itu, mendingan temen-temen pesen nasi bebeknya, dibungkus dan dibawa pulang. Karena kondisi tempat makannya memang seperti yang telah saya sebutkan di atas. Serius lho! Tapi kalo saya pribadi sih, ga ngaruh ya kayaknya. Mau dipinggir kali kek, kalo perut sudah memerintah untuk segera makan, ya langsung aja makan. Saya sendiri lebih prefer makan di tempat. Cos, selain nasinya masih panas, bumbunya akan terasa lebih nikmat karena belum bercampur plastik (kalo mau dibawa pulang, bumbunya dimasukkan ke dalam plastik kiloan). Bikin badan jadi mandi keringet, karena saking pedas, panas sekaligus nikmat.

Jadi, nih makanan sama aja ya gayanya kayak Bebek Tanjung Priok, tapi lebih nikmat karena bumbunya pedas dan spicy. Kayak bumbu rendang gitu, tapi ada juga yang nyebutnya Kalio. Tapi kalo Kalio kan ga pedes ya? Nggak ngerti deh, pokoknya bumbunya hitam kayak bumbu rendang dengan minyak yang melimpah. Hmm, nyammy..

Pokoknya nih makanan recommended abis! Letaknya ada di deket pasar Klender. Ada beberapa warung yang menjual menu yang sama, tapi yang paling recommended itu Warungnya Bu Desi dan Mak Isah. Tinggal pilih aja. Nggak kentara kok beda rasanya. Paling cuma tingkat kepedasannya aja yang agak beda. Yang istimewa, untuk makanan senikmat ini, bisa didapat dengan harga yang sangaaaaaaat rendah. Cukup 8000 perak, anda sudah mendapat Nasi Bebek Madura dengan bebeknya 2 potong plus bumbu nikmatnya, ditambah lalapan dan taburan bawang goreng. Nyummeeee…

Rekomendasi

Harga: $
Rasa: 9/10
Tempat: 3/10
Servis: 3/10

Posted in Kuliner | Tagged: , , , , , , | 1 Comment »

Hanei Experience

Posted by Danang Pramudya on June 30, 2008

Buat kategori blog tentang kuliner kayaknya enak juga. Berhubung saya sangat suka makan. Dan dari dulu saya udah pengen ngerencanain buat kategori tentang review kuliner di blog ini, tapi kelupaan mulu. Mau belajar jadi kayak Pak Bondan “Mak Nyuss” Winarno nih ceritanya, hehehe..

Oke deh. Jadi tempat makan pertama yang jadi kehormatan mendapat ulasan di blog saya adalah restoran Japanese bermerk “Hanei”. Adanya di Senayan City lantai LG dan PIM 2 lantai 3 (sebelah XXI). Dagangan utama Hanei sebenarnya shabu-shabu, tapi di sini juga menjual makanan khas Jepang lainnya yang semuanya enak-enak.

Jadi ceritanya hari jumat minggu lalu, saya dan keluarga (Ibu, Nino, Om Kus beserta istri dan kedua anaknya) janjian ketemu sama Te Nana di Senayan City. Rencanya pengen makan di Urban Kitchen. Tapi Masya Allah, nih tempat penuhnya kayak pasar induk. Yang bikin gedeg, ada satu meja untuk 8 – 10 orang ditempatin cuma oleh 2 orang. Nyebelin nggak sih? Padahal banyak meja kosong untuk berdua sampai berempat.

Lalu kita nyari tempat makan lain. Ngeliat-liat di lantai LG, Ibu saya tertarik ngeliat promo Mandiri 50% off. Karena yang nraktir Om Kus, dan Om Kus punya Mandiri Card, ya sudah, kita jadinya makan di sini.

Dan emang kita nggak salah pilih. Semua makanan yang dipesen, enak semua. Shabu-shabunya (seafood), disajikan dengan 2 jenis kuah. Kuah yang warna merah itu seger banget. Terus saya dan Ibu mesen Shake Sashimi Salmon, dan beberapa jenis sushi seperti Dragon Roll, Unagi Roll, Seafood Roll, Californian Roll, sama Salmon Skin Roll (kalo nggak salah namanya). Waduh, nikmat banget.

Belum lagi nyuil-nyuil pesenan Nino dan Raka seperti Salmon Don sama Tempura-nya. Bahkan Sup Miso-nya enak juga. Nggak kayak di resto-resto Jepang yang lain yang isinya MSG semua. Oya, for info, restoran ini ngakunya sama sekali nggak pake MSG di semua menunya.

Belum puas makan di Senci, hari senin kemarin, Ibu saya ngajakin Te Nana, Te Dian, Nino, Raka, Diva, dan saya makan di sini lagi. Tapi kali ini di PIM, karena kata Te Dian, di PIM juga ada. Berangkatlah kita rame-rame ke tempat ini lagi untuk kedua kalinya. My Mom’s treat.

Lagi-lagi, saya tidak memesan makanan macam-macam, but Sushi. Kali ini pesanan saya Unagi dan Salad Roll. Aduh, emang kerasa banget nikmatnya. Jadi pengen terus. Tapi, mengingat harga restoran ini yang cukup expensive, yo wes lah. Tahan deh nafsunya.

Tapi saya menemukan menu baru yang nggak bisa saya lupakan kelezatannya. Berhubung saya suka banget sama yang namanya es kacang merah, ternyata di sini juga ada es kacang merah, saya langsung pesan aja. Namanya di daftar menu itu kalo nggak salah ogaru ice cream (duh saya lupa). Dari semua es kacang merah yang pernah saya cicipi di banyak restoran, ini yang paling enak.

Perbedaan yang paling mencolok antara di Senci dan di PIM adalah kualitas layanannya. Di Senayan City jauh, jauh lebih baik. Kalo ocha di gelas kosong, tanpa diminta langsung diisi. Kalo di PIM, boro-boro langsung di-refill, minta sampe 3 kali baru dilayanin. Terus juga, mana ada menu yang datengnya telat banget. Argh, ngurangin kenikmatan makan tuh. Jadi, rekomendasi saya, untuk best experience mendingan Hanei yang di Senayan City-lah. Biar kecil, tap enak dan nyaman.

Yakimechi (nasi goreng) enak, unagi don enak, sayang nggak jual ramen.. Arghh!!! semuanya enak! Pengen lagi kesana. Minta traktir siapa lagi ya?

Rekomendasi

Harga: $$$$$$$
Rasa: 8.5/10
Tempat: 7/10
Servis: 6/10

Posted in Kuliner | Tagged: , , , , | Leave a Comment »