I hope this blog will be able to become the library of knowledge, journal of journeys, the silence witness of my emotion, things and opinion sharers, and etc.
With sharing things, writings, notes, anything in this blog, it will be able to help me to spread my wings as wide as i can do. Help me to see what is right and what is wrong. Assist me to walk through the road of life.
I wish it could remind me the moment when I was happy, when I was sad, when I was feeling terribly, angry, unemotional, when I was crying, falling in love, laughing with my family, friends, etc.
The one thing I know, I love to live in this world. I love my mother deeply, my father, my brothers, my family. I love my friends. I love everybody who has given me light in my life. I love them all. And above all, I love my creator. I love Allah SWT. And with loving, I know that is the best way to live my life.
Suara aliran air dari keran wastafel adalah satu-satunya bunyi yang terdengar. Jon masih terpaku di depan kaca wastafel membiarkan air tetap mengalir, cukup deras. Bunyinya yang teratur dan konstan seolah membuat Jon terhipnotis memandangi wajahnya sendiri di depan kaca. Satu, dua, tiga, lamunannya buyar. Ia memandang jam tangannya, seperti tergesa, ia menutup keran wastafel lalu bergegas meninggalkan kamar mandi hotel tempat ia menginap.
Jon berjalan dengan langkah cepat meninggalkan lobi hotel keluar menuju pantai. Hotel yang ia inapi bukanlah hotel dengan tarif mahal yang memiliki private beach sendiri. Namun untuk menuju ke pantai, ia hanya membutuhkan langkah kaki sebanyak 93 langkah. Keluar lobi hotel, melewati areal parkir, menyebrang jalan, lalu menelusuri jalan akses menuju Pantai umum. Areal pantai dipenuhi dengan aktivitas khalayak, baik penduduk sekitar yang menjajakan makanan dan minuman, pakaian pantai, suvenir khas daerah pantai, dan lain-lain, dan juga para turis yang hendak menikmati sunset. Read the rest of this entry »
Misalnya, di dompet kamu, kamu sangat yakin memiliki uang Rp 500.000,00. Lalu tiba-tiba kamu mendapati uang di dompet kamu tinggal Rp 100.500,00. Kamu pasti berfikir, uang kamu ada yang mengambil bukan? Memang sangat menyakitkan kehilangan uang sebanyak itu. Atau selain uang, barang kesayangan kita misalnya. Namun, bener nggak sih, akan lebih menyakitkan lagi kalau kita tahu siapa yang mengambil uang kita dan kita kenal orang itu. Apalagi kalau orang itu sangat dekat dengan kita. Read the rest of this entry »
Pagi ini saya mengalami suatu peristiwa aneh. Suatu peristiwa yang sensasinya tidak dapat saya jelaskan dengan kata-kata. Namun saya akan jabarkan kronolgisnya. Mungkin teman-teman dapat memberikan komentar terhadap peristiwa yang tadi saya alami ini.
Sekitar pukul 08.30 WIB saya berangkat dari rumah menuju kampus UI Depok dengan menggunakan angkutan umum (angkot). Angkot yang saya naiki adalah KWK T15. Di perjalanan sampai depan Ramayana Cibubur, saya mendengar suara seorang ibu dan anak batita (berusia sekitar 2-3 tahunan) sedang berbicara. Saya melihat ke sekeliling dan seisi angkot, mengidentifikasi siapa anak dan ibu tersebut. Namun anehnya, saya nggak nemuin satu orangpun yang berciri-ciri sebagai seorang ibu dan anaknya. Beneran! Saya bingung, dari mana suara itu berasal? Sangat jelas di telinga seperti duduk di hadapan atau di samping saya. Seraya angkotnya jalan pun saya menoleh ke luar jendela. Tidak ada satupun objek yang mencirikan sumber suara tersebut.
“For utmost absurd, illogical reasons, and for every unreasonable thought, I’ve tagged several part of my heart with Your Name. I’ve removed the tags several times, and for those several times, I always had it back to its place.”
Pohon diidentifikasi oleh cerita-cerita rakyat zaman dahulu, baik secara internasional maupun nasional sebagai makhluk yang sederhana, bijaksana, dan berilmu (Tree of Knowledge).
Pohon memiliki tiga bagian utama yang dapat dilihat secara gamblang, yaitu akar, batang, dan daun. Akar pohon sebagai sarana untuk memperoleh nutrisi dari mana saja (dari banyak sumber/kanal). Batang pohon memfasilitasi transportasi nutrisi tersebut ke daun dan daun pada pohon sebagai tempat untuk mengolah nutrisi tersebut (fotosintesis). Analogi pohon tersebut sesuai dengan Esfindo, akar pohon melambangkan Esfindo sebagai sarana untuk mendapatkan ilmu dari berbagai sumber ilmu. Batang pada Esfindo menggambarkan bahwa Esfindo sebagai sarana transfer ilmu, baik dari guru maupun sesama murid dan sumber-sumber lainnya. Semua analogi tersebut dirangkum dalam bentuk daun sebagai simbol dari proses pengolahan dan pematangan ilmu yang akan berguna untuk perkembangan metode pembelajaran siswa. Daun pada logo ini juga menyimpan inisial E untuk Esfindo.
Warna hijau pada logo Esfindo melambangkan kesuburan, kesinambungan ilmu yang terus menerus berkembang tiada hentinya. Sedangkan warna biru pada tulisan Esfindo melambangkan laut. Perpaduan kedua warna hijau dan biru ini melambangkan makna bahwa Esfindo sebagai suatu wadah yang mampu menampung ilmu seluas-luasnya seperti laut menampung air, dan menjadikan ilmu itu berkembang secara terus menerus, subur, dan tak pernah mati.
Peta Indonesia dalam huruf O menunjukkan komitmen dan dedikasi Esfindo untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.
“You know what, I love rain” Raisa berkata kepada Jon.
“Apa? Kalau aku, aku benci hujan. Kalau hujan sudah turun, mood-ku bisa rusak seharian”, kata Jon dengan emosi yang seketika naik.
Raisa mengalihkan pandangannya dari jendela kepada Jon. “Kenapa sayang? Bukankah hujan itu indah? Suaranya? Kamu dengerin deh. Mirip orkestra dengan ratusan pemain instrumen. Sangat berirama dan melodis.”
“Oh, Rai, Please. Bagian mana dari suara hujan yang mirip lantunan orkestra?”
Kalau teman-teman baca judul artikel saya, lalu menelusuri isinya, jangan salah mengartikan bahwa saya sedang berkampanye atau pendukung partai ini. Golkar hanyalah kandidat pilihan saya pada pemilu 9 April 2009 nanti. Jujur saat ini saya masih bimbang harus memilih GOLKAR atau DEMOKRAT, karena keduanya saat ini adalah pilihan yang menarik. Apalagi sebentar lagi Pemilu. Waduh, makin bingung aja. Tapi yang jelas, untuk Presiden saya akan tetap memilih SBY. Hahahaha… Please laugh out loud with me or you just laugh at my choice.
Ummm.. sudah cukup lama saya nggak mengupdate blog ini. Udah lama vakum, kasihan sekali, tak terurus. Sudah saatnya harus diperhatikan lagi. Baiklah. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mempercantik penampilannya. New year, new look. Sip lah.
Ibu saya saat saya menulis ini sedang dilanda kebingungan tentang banyaknya virus dan worm W32.Brontok (W32.Rontokbro) yang melanda flashdisk dan laptopnya. Lalu ketika saya hendak menjelaskan bagaimana cara menghilangkannya sambil chating, eh beliau offline tiba-tiba. Oke lah, untuk itu saya posting saja di sini untuk memandu beliau atau para pembaca yang mungkin membutuhkannya.